Home » Peristiwa

Ada Anggota dan Pengurus PWI Jadi Tim Sukses? Laporkan!

Written By: admin on January 25, 2018 No Comment

SAMARINDA – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), wartawan menjadi salah satu profesi yang kerap dibutuhkan untuk memperkuat tim sukses tertentu. Karena itu, Dewan Pers jauh-jauh hari sudah mengingatkan agar wartawan tetap menjaga netralitasnya dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Endro S Efendi

Meneruskan amanah Dewan Pers sesuai Undang-undang 40/1999 tentang pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pun mengingatkan seluruh anggotanya, tak terkecuali pengurusnya agar tetap netral dan tidak terlibat aktif sebagai tim sukses dalam pilkada tersebut.

“PWI melalui Dewan Kehormatan PWI, akan mengawal dan memantau jika ada wartawan yang terbukti aktif berpolitik, apalagi menjadi tim sukses,” sebut ketua PWI Kaltim, Endro S. Efendi, di Gedung PWI Samarinda, (24/1/2018).

Dikatakan Endro, pihaknya sudah menerima Surat Edaran dari Dewan Kehormatan PWI Pusat No 1/I/SE/DK/2018 yang poinnya adalah mengingatkan agar seluruh komponen PWI tetap netral.

“PWI adalah organisasi yang independen, tidak berpolitik. Namun tidak melarang anggota menyalurkan hak politiknya,” sambung anggota Dewan Redaksi Kaltim Post Group ini.

Dijelaskan Endro, sebagai profesi, wartawan tetap mengedepankan prinsip kode etik yang mengutamakan pengabdian kepada masyarakat dan untuk kepentingan umum.

“Itu sebabnya, anggota PWI harus selalu independen dan membuat pemberitaan berimbang dan akurat,” imbuhnya.

Lalu bagaimana jika ada anggota atau bahkan pengurus PWI di berbagai tingkatan, ikut dalam pencalonan Pilkada? “Hendaknya yang bersangkutan segera mengajukan permohonan diri nonaktif dari pengurusan PWI,” ucapnya.

Selain itu, prinsip untuk mengajukan diri nonaktif juga berlaku terhadap pengurus dan anggota yang menjadi tim sukses calon yang berkompetisi di Pilkada, Pileg, dan Pilpres.

“Namun di sini harus dibedakan, antara wartawan yang memang rutin melakukan liputan atau memang menjadi tim sukses. Wartawan yang rutin mengawal salah satu calon kandidat, tidak bisa langsung dianggap sebagai tim sukses. Bisa saja wartawan itu mendapat penugasan dari redaksinya untuk melakukan liputan,” urainya.

Endro juga berharap bantuan dari masyarakat untuk melaporkan jika ada wartawan, baik anggota maupun pengurus PWI yang terbukti masuk menjadi tim sukses pilkada, atau bahkan maju dalam pilkada. Termasuk melaporkan wartawan yang aktif menjadi pengurus partai politik.

Sebab Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI sudah dengan tegas mengatur netralitas wartawan. “Semua wartawan hendaknya selalu mengedepankan kode etik wartawan, sehingga selalu mengutamakan kepentingan publik,” pungkasnya. (*)

Digg this!Add to del.icio.us!Stumble this!Add to Techorati!Share on Facebook!Seed Newsvine!Reddit!Add to Yahoo!

Leave a Reply:

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  Copyright ©2009 Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Timur, All rights reserved.Powered by WordPress